Sebatang pohon cabai tertanam di dalam sebuah pot. Tuan pemilik rumah sudah pergi pagi-pagi buta. Tanpa menyiramnya, walau tanah pot itu kering, tersisa tetes-tetes sebuah permata pagi di ujung daun yang dikerubungi semut merah. Ada sebuah buah merah menyengat, sangat tua tergantung di ujung dahan, tersisa di antara buah-buah hijau dan jingga di dahan-dahan lain.
Hari ini, kota hanya berselimut langit biru, dengan penghangat mentari yang dengan gagah telah menjelajah kota sejak pagi. Dia menyellinap di celah-celah atap, mencari-cari dan menjumpai pohon cabai yang berpijak di tanah gersang dalam bingkai pot kecil.
Dengan takut-takut, sang cabai menoleh, berusaha tegar menghadapi cahaya yang terik dari sang surya. Tubuhnya menggelinjang diraba-raba sang semut dan kutu yang menghujam pucuk-pucuknya. Menghisap sari madu dan memakan benih-benih daun yang baru muncul.
Dengan kokoh, mentari berdiri di atas membiarkan sang cabai menengadah bagai teriris sembilu. Tiada dapat dia bergerak, mencari kesejukan tuk melawan akhir jaman yang kian menjemputnya. Tangan-tangan yang pagi tadi terbentang kuat, kini mulai lemas.. tiada keringat dapat dia kucurkan melawan panas yang menjalari tubuhnya.
Tubuhnya lemas, tiada memperoleh bekal cukup dari sang penanam, bahkan setetes air untuk menghindari dari akhir jaman yang dipelupuk mata. Rona muka di sekujur daunnya melemah, terkulai, tiada dapat dia tahan kekuatan diri yang ambruk itu.
Tulang-tulangnya menyusul mengering, menjadi coklat kering dan kehilangan bobot yang diperolehnya sejak kemarin. Kini terbang tiada bekas bersama uap kesejukan yang masih tersisa di sela-sela akarnya yang gontai. Dia lemas, matanya terpejam. Menyerahkan jiwa dan melepas kehidupan, menjumpai akhir jaman dia mengabdi kepada sang penanam.
Salam bahagia

[...] Akhir Jaman Pohon Cabai [...]
[...] Akhir Jaman Pohon Cabai [...]
[...] Berbeda jika sebuah tumbuhan tidak mau menumbuhkan akar perhatian dan kepedulian ke lingkungannya,maka dia akan selalu kekurangan makanan jiwa dan tidak dapat menghasilkan kesejukan baik untuk dirinya sendiri maupun lingkungannya. Dia tumbuh kerdil dan mungkin segera menemui akhir jaman atau kepunahan sebagaimana pohon cabai. [...]