Hari ini, kita makan nasi. Hari pertama akan terasa enak. Hari kedua juga enak. Bagaimana setelah seminggu makan nasi saja ( tanpa hal lain) ? Yang jelas, kita akan bosan
Semua hal akan berlangsung semikian. Spiritual pun demikian. Mempelajari sebuah pengetahuan saja tanpa pengetahuan lain menjadikan hidup tiada menyenangkan. Semakin lama hidup akan terasa makin kosong dan kita serasa menjumpai sebuah black hole atau lubang hitam yang akan menjadikan hilangnya cahaya dan eksistensi kita. Bukan karena ada hal lain, namun karena kita tidak suka eksis di dunia ini dalam keadaan bosan dan tiada apa-apa.
Kehidupan kita amat menyenangkan jika berubah secara kontinu. Namun, perhatikan bagaimana perubahan ini agar kita dapat pilih yang terbaik:
- Perubahan menurun: seperti yang saya jelaskan pertama, dari sangat menyenangkan kepada yang sangat tidak menyenangkan. Ini tentu tidak disukai semua orang.
- Perubahan periodik naik turun: menghasilkan keraguan dan tidak pernah dirasakan eksis di dunia ini. Dia tidak pernah dilihat dan tidak pernah berhasil melakukan segala sesuatu.
- Perubahan yang menanjak secara bertahap. Keadaan dari kesenangan terendah, makin tinggi dan semakin tinggi.
Di dalam kehidupan ini, hal-hal monoton dinyatakan tidak pernah ada karena kondisi demikian memang tidak pernah ada.
Dari ketiga pilihan perubahan itu, perubahan yang menanjak secara bertahap adalah hal terbaik. Dari keadaan tidak sempurna berlanjut makin sempurna. Dari keadaan penuh derita secara bertahap derita itu berkurang, semakin kecil dengan bertambahnya hari. Perubahan seperti ini menjadikan hari mendatang akan selalu lebih baik dari hari ini maupun hari yang telah berlalu. Maka, jika ini terjadi, tiada guna memikirkan atau mengenang manisnya masa lalu.
Salam bahagia

[...] Konsepsi Perubahan [...]