Arsip Permata Kehidupan

Intan, Permata Kehidupan Utama, Yang Meneruskan Cahaya Tanpa Mengurangi Namun Memberi Kreasi

Larangan Konversi Agama/Kepercayaan

Seorang yang pernah mengalami kesaksian nyata atas cahaya ilahi adalah orang yang sangat bahagia, bahkan bahagianya dapat berlangsung lama tanpa sebuah jeda, sebagaimana muka air tanpa ombak. Dalam kebahagiaan akibat kesaksian nyata atas cahaya ilahi, maka kebahagiaannya adalah keindahan yang lepas dari relativitas tertinggi atau terrendah.

Sebagaimana orang bahagia akan menjadi orang yang kreatif, maka demikian pun orang yang bahagia karena kesaksian nyata atas cahaya ilahi. Maka, dia lebih kreatif daripada orang yang bahagianya biasa-biasa saja. Sebagai ciri kreatif maka dia akan mewujudkan keindahannya dalam banyak hal, dia akan menjadi sangat produktif dan dapat menjalani semuanya dengan bahagia.

Orang yang bahagia karena kesaksian nyata atas cahaya ilahi menyadari bahwa kreasi adalah hal utama yang mewujudkan keindahan di dunia ini sebagaimana keindahan rasa atas kesaksian nyata melihat cahaya ilahi. Atas dasar ini, dia menyadari bentuk lain atas diri yang memiliki kebahagiaan dan kreativitas yang sama sebagai bentuk atau realisasi lain atas keindahan dari kesaksian nyata melihat cahaya ilahi.

Orang yang bahagia karena kesaksian nyata atas cahaya ilahi menjadi sangat suka orang lain bahagia dan kreatif, mewujudkan warna-warni dalam bidang apapun dan tentu dia tidak akan menyaran orang harus tumbuh mengikuti dirinya. Dia akan memberi kebebasan berkreasi kepada siapapun untuk mewujudkan keindahan akibat kesaksian nyata atas cahaya ilahi.

Kepercayaan atau agama adalah sebuah kumpulan ‘kreasi’ berdasarkan kebahagiaan akibat kesaksian nyata atas cahaya ilahi. Maka, dengan kebahagiaannya, orang-orang yang bahagia dengan cara ini akan membuat kepercayaan atau agama yang membantu orang secara lokal untuk memperoleh kebahagiaan dan mengalami kesaksian nyata atas cahaya ilahi, disesuaikan dengan kondisi lingkungan dimana masyarakat hidup.

Orang yang bahagia akibat kesaksian nyata atas cahaya ilahi adalah orang yang menginginkan keragaman atau variasi untuk mewujudkan keindahan yang dia rasakan ke dunia ini. Karena  itu, dia memantangkan diri untuk mengklaim kepercayaannya adalah yang terbaik. Dia menghormati dan menyadari bahwa kepercayaan yang tumbuh lokal dalam waktu yang lama adalah kepercayaan terbaik yang harus diikuti oleh masyarakat lokal tersebut.

Jadi, orang yang bahagia akibat kesaksian nyata atas cahaya ilahi tidak akan menimpa kepercayaan atau agama lokal atau melakukan konversi agama atau kepercayaan di manapun. Tidak juga secara explisit dan implisit mendukung proses konversi agama dengan alasan apapun.

Keragaman kepercayaan dan agama adalah wujud cahaya ilahi di dunia ini, sehingga ketika seseorang atau agama melakukan penimpaan atau konversi agama atau kepercayaan, maka dia akan kehilangan salah satu gurat cahaya ilahi, artinya dia menyaksikan cahaya ilahi dengan sebuah cacat atau gurat gelap dan ini menjadikan dia tidak dapat melihat wujud utuh dari ilahi atau tuhan.

Baca juga artikel lain:

Salam bahagia

1 comment to Larangan Konversi Agama/Kepercayaan

You must be logged in to post a comment.