Sebagaimana kata Pramana yang terkait dengan kata manah atau pikiran. Anumana artinya sesuatu yang telah tersimpan di dalam pikiran. Proses mengisi pikiran demikian ibarat membangun rumah dari bebatuan, pasir dan semen.
Jika bahan-bahan yang ada dalam pikiran itu sesuai dengan kenyataan maka hal baru yang terbentuk juga akan sesuai dengan kenyataan atau dapat diwujudkan. Berbeda dengan orang yang menganalisis sebelum diserap dan disimpan dalam pikiran, hal yang tersimpan dalam pikirannya sudah berubah dan tentu saja apa yang dibangun menggunakan bahan di dalam pikiran menjadi tidak pernah bisa diwujudkan.
Mengapa tidak dapat diwujudkan?
Hal pertama yang diamati bahwa apa yang disimpan di dalam pikiran sudah berubah dari kenyataan alias yang disimpan dalam pikiran tidak pernah ada di kenyataan.
Kedua, membangun sesuatu yang tidak ada atau tidak diperoleh tentu menjadikan bangunan itu tidak akan pernah ada.
Anda dapat saja mengatakan hal kedua ini menyimpang. Tapi jika hal pertama ada, maka tahap pertama dari kedua proses ini seharusnya sudah dilakukan dan penyimpangan ini disebabkan kita tidak memperhitungkan prosesnya secara lengkap, bahwa satu tahap telah dilakukan untuk proses tahap kedua.
Salam bahagia
