Menjalani spiritual dengan mempertahankan kepentingan pribadi menentang kejujuran menjadikan seseorang selalu mengambang di tengah laut kebahagiaan. Dia diberi kesenangan yang tanpa rasa dan kehidupan yang kosong, dan semakin lama semakin kosong atau semakin tidak ada isi dan akhirnya menjadi sebuah kekosongan atau lubang hitam atau black hole. Orang demikian menampakkan kerakusan dalam banyak hal:
- Rakus pengikut. Mereka memangsa ( istilah kasarnya ) orang-orang yang mengetahui hanya secuil saja berkaitan dengan spiritual. Dengan segala iming-iming sebagaimana seorang pemancing sedang memancing ikan. Orang-orang yang spiritualnya rendah ibarat ikan yang tidak mengetahui bahwa ‘kesenangan’ yang disajikan adalah kematian bagi spiritual dan kebahagiaanya. Orang yang rakus pengikut berharap bahwa dirinya akan terlihat besar dan berisi dengan cara ‘menelan’ orang-orang disekitarnya, namun kekosongan itu akan semakin besar dan semakin dia rakus.
- Rakus makan. Orang yang tidak pernah memperoleh kenikmatan atas makanan rakus akan makanan. Sebagaimana kebahagiaan akan dikejar-kejar, begitulah harapannya dengan makan sebanyak-banyaknya.
- Dan sifat-sifat sebagaimana lubang hitam atau black hole lainnya.
Salam bahagia
