Marilah sesekali kita coba sesuatu yang dapat kita buktikan secara mudah, bukan sekedar bermain dan berdiskusi hingga mulut berbuih-buih bagai sebuah radio atau televisi, sebab untuk berdiskusi jelaslah radio yang menang apalagi jika listriknya on terus. Ini masalah bahagia karena orang suci indikasinya adalah bahagia. Bahagia karena terterangi ‘cahaya’ tuhan.
Jika di hadapan anda ada sebuah lumpur, maka ada baiknya anda duduk dan celupkan tangan anda ke dalam lumpur itu. Bagaimana rasanya? Bagaimana diri anda? Apakah anda bahagia ketika lumpur itu membelepoti tangan anda?
Ini hanya pembuktian yang mudah seberapa orang dapat dikatakan ‘permata kehidupan’. Orang yang ketakutan jati dirinya diketahui sebagai lumpur akan ketakutan menyentuh lumpur. Ada juga orang yang melawan gengsi, dengan senyum teramat kecut mencoba mencelupkan tangan ke dalam lumpur dan setelah bisa, dia akan berteriak girang “horeee aku bisa”, karena dia dapat melewati ketakutannya. Ada orang yang tidak bermasalah dengan lumpur mencelupkan tangannya ke dalam lumpur dengan santai, dan tiada beda sebelum dan sesudah tangannya berlepotan lumpur.
Teramat menderita ketika seseorang tidak kuasa menghadapi rasa jijik dan risih berhadapan dengan lumpur, dan jalan untuk membebaskan diri dan menjadi bahagia hanya dengan tetap mencelupkan tangan ke dalam lumpur. Maka setelah tangan tercelup, sudah pasti ada kebahagiaan. Dan sudah pasti orang jenis ketiga adalah orang bahagia, orang berhati permata, tidak terpengaruh oleh lumpur.
Dikaitkan dengan ini, maka seorang suci atau permata kehidupan sudah pasti tidak pernah menghina orang yang ‘pikirannya berlumpur’. Hal yang terpenting dari seorang berpikiran terang adalah menjadi guru, memberikan penerangan agar lumpur itu mengering sendiri.
Baca artikel yang menambah pemahaman anda:
- Invasi Spiritual
- Setan ataukah Pikiran Gelap
- Kebenaran Sejati
- Matahari – Guru Kasih Sejati
- Akhir Jaman – Kekosongan
- Konversi Agama Bagai Memancing Ikan
- Akhir Jaman Pohon Cabai
- Tuhan, Dapat Hadir dalam Semua Rupa
- Matahari, Media Pengingat Sang Hyang Widhi
- Wujud Pertama Tuhan
- Widyadari
- Kemahakuasaan dan Keragaman
- Rahasia Kehidupan
- Tuhan Satu Wujud, Bukan Mahakuasa
- Kita Inginkan Setannya Ada
Salam bahagia

[...] Permata Kehidupan Menghina Lumpur? [...]