Spiritual akan menghadapkan seseorang kepada hal yang menyinari semua bagian dari dirinya dan menjadikan dia dapat menyaksikan semua kekurangan yang harus dipelajari dan ‘diterangi’.
Baik dia sendiri dan ‘matahari’ spiritualnya akan menyaksikan bersama-sama. Karena itu, berkaitan dengan spiritual, seseorang hanya harus jujur. Berbohong amatlah mubasir karena itu berarti dia mencoba membohongi diri sendiri dan yang sudah tahu keberadaan dirinya.
Berbohong berarti membuat sebuah dinding kegelapan baru dan menjadikan dia tidak dapat melihat keindahan yang tersaksikan akibat cahaya mentari spiritual. Karena dia menjadi tidak terterangi oleh cahaya spiritual, maka dia menjadi kehilangan kebahagiaan atau kenikmatan spiritual.
Dengan tersaksikannya segala ‘sisi gelap’, apa gunanya berbohong atau bersembunyi di dalam kegelapan? Apa manfaatnya bersembunyi di dalam kegelapan jika kebahagiaan hilang? Jadi, dalam spiritual, berbohong adalah mubasir.
Salam bahagia
