Artikel Permata Kehidupan
|
Intan, Permata Kehidupan Utama, Yang Meneruskan Cahaya Tanpa Mengurangi Namun Memberi Kreasi
By Permata Kehidupan, on February 8th, 2010
Di dunia ini, semua orang berguru bermula dengan belajar dari sesuatu yang tampak ( ber-guru rupaka: berguru kepada setiap rupa yang nyata ). Oleh karena itu, orang yang di awal masa belajar, tidak mengetahui permainan-permainan kelicikan atau arti tindakan-tindakan jahat yang terencana, misalnya berupa ‘tindakan terencana untuk konversi agama’, tindakan terencana untuk penjajahan atau untuk invasi lainnya. [...]
Intan, Permata Kehidupan Utama, Yang Meneruskan Cahaya Tanpa Mengurangi Namun Memberi Kreasi
By Permata Kehidupan, on January 13th, 2010
Oleh Putu Swastawa
Kita belajar dari kasus invasi Hitler. Semua prajurit Hitler, baik itu asli dari nergaranya maupun merupakan prajurit rekrutan dari negara jajahan akan mengatakan bahwa Hitler adalah raja mereka dan menerangi kehidupan mereka. Bukan karena apa-apa, begitulah konsepsi untuk mempertahankan daerah terjajah agar tidak lepas, orang-orang lokal dibentuk dan didoktrin kuat untuk [...]
Intan, Permata Kehidupan Utama, Yang Meneruskan Cahaya Tanpa Mengurangi Namun Memberi Kreasi
By Permata Kehidupan, on December 22nd, 2009
Invasi, sebuah kata yang berkaitan dengan penyerbuan. Ya.. penyerbuan ke daerah lain. Invasi tidak menghormati kreativitas orang lain atau wilayah lain dan memaksakan sesuatu ke pihak lain agar menyebut atau memperlakukan seolah-olah pihak lain bagian dari masyarakat agresor atau penyerang.
Dalam hal spiritual, invasi tidak berwujud nyata sebagaimana invasi sebuah kerajaan. Namun, salam sistem [...]
|
Apakah Akan Ada Perang Besar? Dalam hal kepercayaan dan atau agama, telah terjadi persinggungan perebutan “kismis kafir” atau “kismis kegelapan”, yang bersamaan dengan tumbuhnya “mentari” yang mencerahkan dan menjadikan orang-orang lokal mengetahui dirinya telah diinvasi oleh suatu agama atau kepercayaan, dan saat ini mereka bak sebuah roti kismis yang diperebutkan raksasa-raksasa rakus. Ya, mentari telah tumbuh semakin besar atau semakin dekat dan dunia spiritual atau kepercayaan semakin terang, menghapus kegelapan yang selama berabad-abad disebabkan oleh invasi dari agama atau kepercayaan penjajah. Dengan tumbuhnya pencerahan di hati banyak orang, makin terang dan tampak semuanya, orang yang dulu bersembunyi dalam manis kata dan kebohongan, sangat jelas dilihat oleh orang-orang.
Dalam kenyataan kini, ada sebuah karma yang berunut, dimana orang-orang secara serentak menginginkan malam yang makin singkat dan gelap yang ditinggalkan mentari makin sirna, dengan proses kerja, ditemukannya aneka penerang malam. Bersamaan dengan orang-orang menyukai panas dengan menggagalkan hujan dan kegiatan lain yang meningkatkan panas cuaca. Yang mengarah kepada sebuah wujud karma, datangnya sebuah bintang penerang lain yang akan mengurangi malam yang disediakan oleh matahari dan menjadikan purnama bagaikan siang hari, dan mungkin tiada tempat gelap dan tiada lagi orang dapat bersembunyi, kecuali mengubur diri dalam bumi.
Berdasarkan perkiraan sains, dan perkiraan penanggalan bangsa Maya, memang sebuah bintang penerang akan mendekat. Namun, penanggalan bangsa Maya saja yang menyatakan bahwa bintang itu akan mendekat, artinya bintang itu akan disaksikan oleh orang-orang yang mendiami wilayah dimana penanggalan Maya itu lahir, yaitu daratan Amerika Utara. Namun, jika dilihat jarak maka tentunya bintang penerang ini akan tampak juga dari seluruh penjuru dunia walau dalam waktu dan sudut yang berbeda.
Dari kejadian-kejadian datangnya komet, diketahui bersamaan dengan pembantaian besar-besaran. Kini tanda datangnya bintang penerang, akankah terjadi peperangan yang lebih dasyat daripada perang dunia I dan perang dunia II? Kedasyatannya tentu melihat teknologi dan pengetahuan saat ini, yang memang mendukung peperangan lebih dasyat. Yang mungkin terjadi adalah peperangan besar dari pihak yang berebut kismis “kafir” atau “kegelapan”. kemudian perang pemerdekaan kepercayaan lokal, demi tercapainya kedamaian spiritual yang sesungguhnya, yaitu kepercayaan yang menampilkan variasi yang tanpa diketahui batas-batasnya.
Kenyataan yang akan membuktikannya. Invasi kepercayaan dan penyeragaman adalah hal yang melawan asas dan tujuan penciptaan, pada akhirnya akan dihapus dari muka bumi. Salam bahagia
|