Artikel Permata Kehidupan
|
Intan, Permata Kehidupan Utama, Yang Meneruskan Cahaya Tanpa Mengurangi Namun Memberi Kreasi
By Permata Kehidupan, on July 15th, 2010
Pernahkah kita mencoba memandang langit? Langit cerah, biru, hanya sedikit awan. Hanya biru, seberapapun kita bilang suasana cerah itu berwarna-warni, semua orang akan mengatakan langitnya biru, hanya biru. Tiada warna lain di sana, dan karena itu orang tidak suka memandang langit berlama-lama.
Langit Biru Cerah
Mungkin sesekali kita memandang ketika suasana kelabu, ketika [...]
Intan, Permata Kehidupan Utama, Yang Meneruskan Cahaya Tanpa Mengurangi Namun Memberi Kreasi
By Permata Kehidupan, on May 16th, 2010
orang suci tidak akan mengatakan bahwa sebuah buku atau tulisan ditulis oleh tuhan, sebab tuhan selalu menggunakan manusia untuk menulisnya. Apa yang ditulis kemudian ibarat air, air memang bening dari langit namun jika air itu mengalir melalui sesuatu, maka air itu akan membawa kekotoran yang dimiliki oleh media tempatnya mengalir [...]
Intan, Permata Kehidupan Utama, Yang Meneruskan Cahaya Tanpa Mengurangi Namun Memberi Kreasi
By Permata Kehidupan, on February 10th, 2010
Cahaya tuhan atau cahaya ilahi datang juga dalam bentuk suara. Suara-suara ini mengisi dan mengakhiri ketidaktahuan kita terhadap hal-hal bersuara. Adalah sangat menyenangkan memiliki telinga yang dapat mendengar baik. Akan bagai hidup di neraka ketika kita memiliki telinga yang rusak atau tidak berguna.
Dengan membuka telinga, ketidaktahuan terhadap hal-hal bersuaran akan berakhir. Karena itu, [...]
|
Apakah Akan Ada Perang Besar? Dalam hal kepercayaan dan atau agama, telah terjadi persinggungan perebutan “kismis kafir” atau “kismis kegelapan”, yang bersamaan dengan tumbuhnya “mentari” yang mencerahkan dan menjadikan orang-orang lokal mengetahui dirinya telah diinvasi oleh suatu agama atau kepercayaan, dan saat ini mereka bak sebuah roti kismis yang diperebutkan raksasa-raksasa rakus. Ya, mentari telah tumbuh semakin besar atau semakin dekat dan dunia spiritual atau kepercayaan semakin terang, menghapus kegelapan yang selama berabad-abad disebabkan oleh invasi dari agama atau kepercayaan penjajah. Dengan tumbuhnya pencerahan di hati banyak orang, makin terang dan tampak semuanya, orang yang dulu bersembunyi dalam manis kata dan kebohongan, sangat jelas dilihat oleh orang-orang.
Dalam kenyataan kini, ada sebuah karma yang berunut, dimana orang-orang secara serentak menginginkan malam yang makin singkat dan gelap yang ditinggalkan mentari makin sirna, dengan proses kerja, ditemukannya aneka penerang malam. Bersamaan dengan orang-orang menyukai panas dengan menggagalkan hujan dan kegiatan lain yang meningkatkan panas cuaca. Yang mengarah kepada sebuah wujud karma, datangnya sebuah bintang penerang lain yang akan mengurangi malam yang disediakan oleh matahari dan menjadikan purnama bagaikan siang hari, dan mungkin tiada tempat gelap dan tiada lagi orang dapat bersembunyi, kecuali mengubur diri dalam bumi.
Berdasarkan perkiraan sains, dan perkiraan penanggalan bangsa Maya, memang sebuah bintang penerang akan mendekat. Namun, penanggalan bangsa Maya saja yang menyatakan bahwa bintang itu akan mendekat, artinya bintang itu akan disaksikan oleh orang-orang yang mendiami wilayah dimana penanggalan Maya itu lahir, yaitu daratan Amerika Utara. Namun, jika dilihat jarak maka tentunya bintang penerang ini akan tampak juga dari seluruh penjuru dunia walau dalam waktu dan sudut yang berbeda.
Dari kejadian-kejadian datangnya komet, diketahui bersamaan dengan pembantaian besar-besaran. Kini tanda datangnya bintang penerang, akankah terjadi peperangan yang lebih dasyat daripada perang dunia I dan perang dunia II? Kedasyatannya tentu melihat teknologi dan pengetahuan saat ini, yang memang mendukung peperangan lebih dasyat. Yang mungkin terjadi adalah peperangan besar dari pihak yang berebut kismis “kafir” atau “kegelapan”. kemudian perang pemerdekaan kepercayaan lokal, demi tercapainya kedamaian spiritual yang sesungguhnya, yaitu kepercayaan yang menampilkan variasi yang tanpa diketahui batas-batasnya.
Kenyataan yang akan membuktikannya. Invasi kepercayaan dan penyeragaman adalah hal yang melawan asas dan tujuan penciptaan, pada akhirnya akan dihapus dari muka bumi. Salam bahagia
|